Penulisan Istilah Yang Baku

Berikut ini beberapa istilah dalam agama Islam yang sering ditulis “salah” secara transliterasi, namun populer (bahkan baku dalam KBBI). Dalam penulisan artikel agama hendaknya kita menggunakan transliterasi yang lebih tepat, namun dalam penulisan ilmiah menggunakan istilah yang dibakukan dalam KBBI.

๐Ÿ“ Asli Arabโœ… Transliterasi Tepat๐Ÿšซ Bentuk Populer
ุงู„ุฃุฐุงู†adzanKBBI: azan
ุงู„ู…ูŠุชmayitKBBI: mayat
ุฅู‚ุงู…ุฉiqamahikamah / ikomat
ุฑู…ุถุงู†RamadhanRomadhon / Ramadon
ุตู„ุงุฉshalatsolat
ุฒูƒุงุฉzakatjakat
ุญุฌhajihaj
ูˆุถูˆุกwudhuudu / wudu
ุฏุนุงุกdoadoโ€™a
ู‚ุถุงุกqadhaโ€™kodho
ู‚ุฏุฑqadarkodar
ุฏู†ูŠุงdunyaKBBI: dunia
ุฌู†ุฉjannahjanah
ู†ุงุฑnarnaar
ูุชูˆู‰fatwapatwa

๐Ÿ“Œ Catatan:

Dalam bahasa Indonesia, kadang orang memakai ejaan yang lebih โ€œIndonesianizedโ€ karena lebih mudah diucapkan, tetapi untuk tulisan resmi atau ilmiah, yang benar adalah mengikuti kaidah transliterasi.

๐Ÿ“Œ Azan vs. Adzan

Dalam bahasa Arab asli, tulisannya: ุงู„ุฃูŽุฐูŽุงู†
yang kalau ditransliterasikan secara benar adalah adzan, karena huruf Arab ุฐ (dzal) bukan huruf z biasa, namun dalam KBBI tercantum sebagai: azan.

๐Ÿ“Œ Mayit vs. Mayat

  • Dalam bahasa Arab, orang yang sudah meninggal disebut: ุงู„ู…ูŽูŠูู‘ุช
    yang dibaca mayyit (dengan tasydid pada ya).
    Artinya: yang mati (orangnya).
  • Dalam bahasa Indonesia, kata ini berubah menjadi mayat, yang sebenarnya kurang tepat, karena dalam bahasa Arab: ู…ูŽูŠูู‘ุช = orang yang mati (masih ada wujudnya, jenazah)
    ุฌูุซูŽู‘ุฉ = jasad, tubuh mayat.

๐Ÿ”ท Yang lebih tepat secara Arab:
โœ… mayit untuk menyebut jenazah atau orang yang sudah wafat.

Di Indonesia, kata mayat sudah lebih umum dipakai untuk menyebut jenazah, meskipun secara etimologi berasal dari kesalahan pengucapan.

--Silahkan share dengan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *