Tren Teknologi Informasi Tahun 2022

Virtual Reality

Supaya tidak kudet (kurang update) tentang teknologi informasi yang bakal menjadi tren di tahun 2022, yuk simak daftar yang sudah kami kumpulkan berikut ini. Seperti biasa, kami berusaha menelusuri banyak situs yang membahas tren teknologi informasi lalu mengkompilasinya untuk anda di Gapura.web.id. So, stay tune terus di situs ini ya kalau butuh info-info teknologi terkini atau review produk, jadi anda tidak perlu baca ke sana ke mari lagi. Anda bahkan bisa mengusulkan ke kami topik apa yang anda butuhkan.

Berikut ini beberapa teknologi yang paling sering disebutkan:

  1. Virtual Reality (VR)
  2. Augmented Reality (AR)
  3. Metaverse
  4. Artificial Inteligent (AI)
  5. Machine Learning
  6. Autentikasi Tanpa Password (Passwordless)
  7. Jaringan 5G
  8. Pembuatan Software Low Code
  9. NFT
  10. Blockchain
  11. Web 3.0
  12. Cloud Computing / Hybrid Cloud
  13. Edge Computing
  14. LMS Berbasis Cloud
  15. Quantum Computing
  16. Cyber Security
  17. IoT (Internet of Thing)
  18. Big Data
  19. Otomatisasi Proses Robotik (RPA)

Cukup banyak ya? Yuk kita bahas satu per satu, atau anda boleh juga membaca teknologi yang relevan atau menarik buat anda saja. Bebas 😊.

Virtual Reality (VR)

Virtual Reality (VR) atau kenyataan semu/maya adalah sebuah “lingkungan” hasil simulasi komputer, di mana kita bisa melihat dan merasakan seolah-olah sedang berada di dalam lingkungan itu. Misalnya dalam permainan (game) komputer, kita melihat dan merasa seakan-akan kita sedang berada di dalam game tersebut dan menjadi pemerannya secara langsung.

Pemakaian VR tidak hanya dalam game, tetapi digunakan juga untuk pelatihan seperti pada pelatihan menerbangkan pesawat, menonton film, atau untuk menjelajahi sebuah kota.

.

alat streoskopi

Kita umumnya mengenal VR dengan “kacamata” khususnya, yang disebut “google” atau sekarang banyak disebut sebagai VR headset saja.

Sebenarnya, teknologi VR sudah lama dikembangkan, bahkan banyak orang tidak sadar sudah menggunakannya. Contohnya adalah alat streoskopi (penampil gambar 3D) ini:

Augmented Reality (AR)

Secara singkat, Augmented Reality (AR) atau realitas yang tertambahkan hampir sama dengan Virtual Reality (VR), hanya saja pada AR, realitas bukan hanya realitas maya, tetapi juga realitas yang sebenarnya. Ingat game “Pokemon Go”? Kamera ponsel kita bisa menampilkan lingkungan yang asli tetapi telah ditambahkan objek-objek Pokemon yang berasal dari dunia virtual.

Namun AR tidak hanya sekadar game Pokemon Go yang menggunakan ponsel sebagai alatnya. Banyak lagi aplikasi yang lain sesuai dengan peralatan yang digunakan. Peralatan AR yang lain misalnya: HUD (head-up-display) yang seperti VR headset, AR Glassess, dan Virtual Retinal Display (VRD).

Metaverse

Metaverse adalah dunia virtual. Istilah “metaverse” sendiri mulai muncul dalam sebuah novel berjudul “Snow Crash” karangan Neal Stephenshon, tahun 1992, di mana tokoh manusia muncul dan berinteraksi di dunia virtual sebagai avatar.

Dalam perkembangannya, istilah “metaverse” banyak mendapat definisi yang berbeda. Kalau versi Mark Zuckerberg (CEO Facebook), metaverse adalah Internet versi baru di mana orang tidak lagi hanya melihat gambar dan berinteraksi dari luar, tetapi “masuk” ke dalam dunia virtual, berinteraksi dengan pengguna Internet lainnya secara langsung melalui avatar masing-masing. Pada tahun 2021, Facebook Inc. diganti namanya menjadi Meta Platform Inc. atau disebut Meta (mungkin Mark Zuckerberg ingin menjadikan Metaverse menjadi “dunianya Meta”, dunia perusahaannya dia 🙂 Kenyataannya, Mark memang sangat berambisi membangun Metaverse, antara lain dengan memproduksi VR headset (merk Oculus) yang sangat mendukung untuk pemakaian di metaverse, dan menggandeng banyak penyedia konten virtual untuk mengisi mesin Oculus-nya.

Di alam Metaverse, kita bisa berinteraksi dengan orang lain, berada di mall bersama, atau bekerja di kantor, berbelanja di toko, yang semuanya di alam virtual. Syaratnya adalah menggunakan alat yang berupa VR headset lalu masuk atau terhubung ke dunia virtual yang disediakan.

Sumber menarik: Smarteye.id

Artificial Inteligent (AI)

Secara singkat, Artificial Inteligent (AI) adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk belajar sendiri berdasarkan data dan pengalaman yang dialaminya, sehingga menjadi semakin pintar untuk melakukan tugas yang diberikan.

AI tidak harus berupa robot atau mesin. Google Assistant pada ponsel Android dan SIRI pada iPhone adalah contoh penerapan AI, pengenalan wajah (face recognition) pada Facebook adalah penerapan AI, atau rekomendasi video YouTube juga merupakan penerapan AI.

Diperkirakan penerapan AI akan semakin luas dalam kehidupan kita, seperti pada kegiatan belanja online. Marketplace tentu akan “belajar” dari perilaku belanja anda sehingga bisa memberikan rekomendasi produk yang anda perlukan. Untuk itu, di Indonesia muncul perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan AI.

Sumber menarik: Dicoding.com

Machine Learning

Machine Learning (ML) merupakan salah satu bagian dari Artificial Inteligent (AI). ML adalah mesin yang dibuat untuk belajar dari data yang diberikan, kemudian mengembangkan kemampuan belajarnya dari simulasi yang dibuatnya sendiri.

Oleh karena semakin banyak bidang kehidupan yang akan disentuh oleh AI, maka semakin banyak pula kebutuhan untuk membuat ML. Para profesional di bidang teknologi informasi semakin banyak dibutuhkan dalam pembuatan ML ini.

Autentikasi Tanpa Password (Passwordless)

Anda mungkin sudah bosan mengingat password, dan cenderung menggunakan password yang sama untuk semua akun di media sosial. Saat ini, kemampuan hacker untuk menemukan password semakin hebat sehingga pemakaian password justru menjadi tidak aman. Oleh karena itu, raksasa IT seperti Microsoft pun sudah memberlakukan login tanpa password, namun diganti dengan metode autentikasi yang lain. Tren ini disebut Passwordless.

Di dunia ponsel mungkin anda juga sudah menggunakan passwordless untuk mengakses ponsel anda, misalnya diganti dengan pattern atau sidik jari.

Sumber menarik: Microsoft.com

Jaringan 5G

Sebenarnya jaringan telekomunikasi 5G di Indonesia sudah mulai digelar sejak tahun 2021, yaitu oleh Telkomsel pada bulan Mei 2021 dan Indosat pada bulan Juni 2021. Tetapi pemakaian teknologi 5G ini masih sangat terbatas, terutama karena kesiapan infra struktur yang belum memadai (frekwensi, BTS), kesiapan operator, dan dukungan perangkat yang akan digunakan oleh masyarakat. Jadi, teknologi 4G masih lebih banyak digunakan.

Keunggulan yang terutama dari teknologi 5G adalah dalam hal kecepatan, yang khabarnya bisa 10 kali teknologi 4G. Jadi kalau teman-teman yang saat ini menggunakan 4G mengunduh sebuah video butuh waktu 5 menit, maka dengan teknologi 5G hanya butuh waktu 30 detik saja.

Kemungkinan teknologi 5G akan mulai marak di akhir tahun 2022 atau awal 2023, di saat migrasi frekwensi televisi dari analog menjadi digital selesai (rencananya) pada 2 November 2022.

Sumber menarik: techno.kompas.com

Pembuatan Software Low Code

“Low Code” adalah platform pengembangan software aplikasi di mana pengembang tidak perlu lagi menulis code program yang banyak karena hampir semua fitur yang dibutuhkan sudah disediakan oleh platform. Contoh platform Low Code yang disediakan oleh Microsoft adalah PowerApps.

Saat ini sudah terdapat banyak penyedia platform Low Code. Dengan teknologi ini, pembuatan software aplikasi menjadi lebih mudah dan cepat, bahkan bisa dilakukan oleh mereka yang tidak mempunyai skill programmer!

Sumber menarik: Softwaretestinghelp.com

NFT

Blockchain

Web 3.0

Cloud Computing / Hybrid Cloud

Edge Computing

LMS Berbasis Cloud

Quantum Computing

Cyber Security

IoT (Internet of Thing)

Big Data

Otomatisasi Proses Robotik (RPA)

Admin GWI

GAPURA.WEB.ID memuat kompilasi berita dan informasi yang sedang tren atau fenomenal sehingga anda bisa mengetahui rangkumannya secara ringkas dan padat, tanpa perlu menjelajahi semua link dari mesin pencari. Link terkait juga kami pilihkan yang berkualitas, sehingga anda bisa MULAI BROWSING DARI SINI!-

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *