Literatur Sirah Nabi

Ketika ingin belajar sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW, kita perlu memilih literatur yang otentik dan berkualitas. Berikut ini adalah koleksi kitab rujukan untuk belajar sirah nabawiyah, saya susun berdasarkan keutamaan untuk menjadi rujukan.

Sirah Nabawiyyah — Ibnu Hisyam
Ringkasan & penyaringan dari karya Ibnu Ishaq, kitab sirah tertua & paling luas dipakai di pesantren.

Zad al-Ma‘ad — Ibnul Qayyim
Sirah + hikmah + fiqih, ditulis oleh murid Ibnu Taimiyah, sangat bagus & terpercaya.

Syamail Muhammadiyyah — Imam Tirmidzi
Untuk sifat fisik & akhlak beliau secara detail.

Dalail al-Nubuwwah — Imam al-Bayhaqi
Khusus tentang tanda-tanda kenabian & mukjizat.

Al-Bidayah wa an-Nihayah (jilid Sirah) — Ibnu Katsir
Sejarah dunia dari Adam sampai beliau, lengkap & dengan kritik sanad.

Al-Raheeq al-Makhtum (The Sealed Nectar) — Safiur Rahman al-Mubarakfuri
Ringkas & rapi, memenangkan lomba sirah internasional.
Populer di pesantren modern.

Sirah Nabawiyyah — Abul Hasan Ali an-Nadwi
Lebih reflektif & lembut bahasanya, sering dipakai di madrasah & pengajian.

Fikih Sirah — Muhammad al-Ghazali
Memadukan sirah & pelajaran fiqih.

Hayatu Muhammad — Haekal
Populer di Indonesia, indah bahasanya, tapi perlu hati-hati karena ada pandangan rasionalis.

The 100 — Michael Hart
Sebagai quote tentang pengakuan dunia pada pengaruh Nabi.


📜 Biodata Singkat Nabi Muhammad ﷺ

🪪 Nama & Nasab

Nama lengkap: Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muththalib bin Hasyim bin Abdi Manaf.
Gelar: Al-Amin (yang terpercaya), Nabi, Rasulullah, Sayyidul Anbiya (pemimpin para nabi).
Lahir: Senin, 12 Rabi’ul Awwal (570 M), di Makkah, dikenal sebagai Tahun Gajah.
(Sumber: Sirah Ibnu Hisyam, 1/171; Al-Raheeq Al-Makhtum, hal. 41)

👨‍👩‍👧‍👦 Keluarga

  • Ayah: Abdullah (meninggal sebelum beliau lahir).
  • Ibu: Aminah binti Wahb (meninggal saat beliau usia 6 tahun).
  • Kakek: Abdul Muththalib (meninggal saat beliau usia 8 tahun).
  • Istri pertama: Khadijah binti Khuwailid.
  • Anak-anak: di antaranya Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, Fatimah, Ibrahim.

🧒 Masa kecil & Remaja

  • Diasuh Halimah As-Sa’diyah saat bayi (disusui di pedesaan).
  • Bekerja sebagai penggembala kambing & pedagang.
  • Dikenal masyarakat Quraisy sebagai orang jujur & terpercaya (Al-Amin).
    (Sumber: Sirah Ibnu Hisyam, 1/192-198)

🕋 Kenabian

  • Diangkat menjadi nabi pada usia 40 tahun, ketika sedang beribadah di Gua Hira.
  • Wahyu pertama: Surat Al-‘Alaq ayat 1–5.
    (HR. Bukhari no. 3; Muslim no. 160)
  • Berdakwah selama 23 tahun: 13 tahun di Makkah (mengajak kepada tauhid, menghadapi penentangan) & 10 tahun di Madinah (membangun masyarakat Islam & memimpin pemerintahan).

📜 Perjuangan & Hijrah

  • Mengalami banyak ujian: dihina, dilempari, disakiti.
  • Hijrah ke Madinah tahun 622 M untuk menyelamatkan umat & mendirikan negara Islam.
  • Memimpin banyak pertempuran untuk mempertahankan Islam, di antaranya: Badar, Uhud, Khandaq.

🌟 Akhlak & Kepribadian

  • Lemah lembut, pemaaf, dermawan, penyayang terhadap keluarga & umat.
  • Tidak pernah marah untuk urusan dirinya, tetapi marah jika agama Allah dilecehkan.
  • “Sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) benar-benar berada di atas akhlak yang agung.”
    (QS. Al-Qalam: 4)
  • Aisyah berkata: “Akhlak Nabi adalah Al-Qur’an.”
    (HR. Muslim no. 746)

🕯️ Wafat

  • Wafat di Madinah pada usia 63 tahun, hari Senin, 12 Rabi’ul Awwal tahun 11 H (632 M), dimakamkan di kamar Aisyah (sekarang di Masjid Nabawi).
    (Sumber: Al-Bidayah wa Nihayah, Ibnu Katsir, 5/243)

--Silahkan share dengan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *